Sabtu, 31 Oktober 2015
Bimbingan PPLT di Sekolah Dasar Negeri 21 Palu
Pembingan PPLT bagi mahasiswa Program Studi PGSD FKIP Universitas Tadulako juga berlangsung di Sekolah Dasar Negeri 21 Palu. Sekolah Dasar yang berlokasi di Jl Delima No 3 Kecamatan Palu Barat ini melibatkan 5 mahasiswa, 2 guru pamong dan 1 dosen pembimbing. Ke lima mahasiswa yang dimaksud adalah Fandi, Ahyar, Ni Made Dwi Yuniawati, Franclin Donard dan Dessy Febriany.
Tri Haryani, S.Pd selaku Koordinator guru pamong menyatakan SDN 21 Palu dipimpin oleh Hj. Hartati H Pusa, S.S., dengan guru yang berjumlah 10 orang. 7 guru berstatus PNS dan telah disertifikasi, dan 3 guru lainnya masih non PNS. Dalam pelayanan administrasinya dibantu oleh 12 staf administrasi merangkat operator sekolah dan 1 staf perpustakaan dengan jumlah total siswa 219 orang.
Kaitannya dengan pembimbingan mahasiswa, Tri Haryani menyampaikan secara umum tidak ada masalah. Namun dari aspek pengelolan kelas terutama di kelas rendah (kelas I dan II) para mahasiswa mengalami kesulitan. Untuk itu menjadi tantanagan bagi mahasiswa dan guru pamong agar lebih mengoptimalkan frekuensi latihan pembelajaran di kelas rendah.
Menyinggung tentang kegiatan pengabdian mahasiswanya, Tri menyatakan kelihatannya tidak ada masalah yang mendasar dalam artian kegiatan KKN tidak mengganngu pelaksanaan PPLT mahasiwa Program Studi PGSD di SD Negeri 21 Palu.
Jumat, 30 Oktober 2015
Kamis, 29 Oktober 2015
Bimbingan PPLT di SD Negeri 11 Palu
Sekolah Dasar Negeri 11 Palu yang berlokasi di Jalan K.H. Wahid Hasyim Palu Barat memiliki siswa yang berjumlah 204 orang. Kesemua siswa duduk di kelas 1 sampai 6.
Sekolah ini satu lokasi dengan SD Negeri 9 Palu dan SD Inpres Palu dengan lapangan upacara yang sama. Guru berjumlah 9 orang, 7 diantaranya pegawai negeri sipil dan selebihnya guru honor. Dalam pelaksanaan kegiatan akademiknya, SD Negeri 11 Palu dipimpin oleh Ibu Engelin Tumetel, S.Pd dan dibantu 2 orang pegawai tata usaha dan 1 orang tenaga perpustakaan. 8 guru sudah memiliki sertifikat pendidik, termasuk 1 guru non pns.
Selasa, 27 Oktober 2015
Sosialisasi Penggunaan Siakad Online di Jurusan Pendidikan MIPA Untad
Sistem informasi akademik yang dikembangkan oleh Universitas Tadulako telah diujicobakan sejak tahun 2012 dan secara online mulai diterapkan pada tahun ajaran 2015/2016. FKIP Universitas Tadulako melalui Unit TIK Fakultas mensosilalisasikan penggunaanya kepada dosen di lingkungan Jurusan Pendidikan MIPA.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Selasa, 27 Oktober 2015 di Ruang Rapat SEnat FKIP. Dr. Sahrul Saehana, M.Si., selaku ketua unit membuka kegiatan sosialisasi. Dalam sambutan pengantarnya, Sahrul menyatakan diawal penggunaan siakad ini, telah beberapa kali dihackker oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. Namun demikian, pihak pengelola telah mengetahui oknum tersebut dan melaporkan ke pimpina fakultas untuk ditindaklanjutti.
Achmad, S. Kom., sebagai narasumber menyatakan sistem ini akan terus dikembangkan sesuai dengan peraturan yang berlaku di lingkungan Universitas Tadulako. Untuk itu, kepada dosen Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Tadulako yang hadir diharapkan masukan demi penyempurnaan sistem informasi akademik ini.
Senin, 26 Oktober 2015
Sabtu, 24 Oktober 2015
Konsultasi Akademik Mahasiswa PS Pendidikan Fisika Untad
Bertempat di Ruang Seminar Program Studi Pendidikan Fisika dilaksanakan konsultasi akademik bagi mahasiswa perwalian salah satu dosen PS Pendidikan Fisika. Kegiatan ini dilaksanakan Sabtu, 24 Oktober 2015 dan diikuti 24 mahasiswa dari angkatan 2015 sampai 2011.
Hasil konsulatasi diperoleh beberapa permasalahan yang dihadapi mahasiswa, antara lain: masih ada mata kuliah yang dosen pembinanya belum pernah melaksanakan tatap muka, ada mata kuliah yang dosennya hanya datang memberi tugas membuat makalah dan sampai minggu ini belum muncul lagi, ada dosen yang menikmati sendiri perkuliahannya tanpa memperhatikan sejauh mana pemahaman mahasiswa tentang materi yang diajarkan, beberapa mahasiswa yang merasa belum bisa memahami beberapa mata kuliah yang diprogramkan, beberapa mahasiswa yang masih sukar mendapatkan jurnal internasional di bidang pendidikan fisika dan sains. Selain itu, juga mengalami kesulitan memahami isi jurnal untuk tugas mata kuliah seminar pendidikan fisika,
Langganan:
Postingan (Atom)

