Tampilkan postingan dengan label penelitian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label penelitian. Tampilkan semua postingan

Kamis, 16 Februari 2017

Penyusunan Master Plan Pendidikan Kabupaten Parigi Moutong

Oleh:
Syamsu, Amiruddin Kade, Sudarto Torro, Anang Wahid, Ibnu Hajar, Abd Rahman, dan Muhammad Jaky 


Latar Belakang
Kabupaten Parigi Moutong yang terdiri dari dua puluh empat kecamatan yakni Kecamatan Sausu, Torue, Balinggi, Parigi, Parigi Selatan, Parigi Barat, Parigi Utara, Parigi Tengah, Ampibabo, Kasimbar, Toribulu, Siniu, Tinombo, Tinombo Selatan, Sidoan, Tomini, Mepanga, Palasa, Moutong, Bolano Lambunu, Taopa, Bolano, Ongka Malino, Lambunu. Kabupaten Parigi Moutong terbentuk berdasarkan Undang-undang Republik Indonesia nomor 10 Tahun 2002 tertanggal 10 April 2002. 
Sesuai amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, bahwa peningkatan akses masyarakat terhadap pendidikan yang lebih berkualitas merupakan mandat yang harus dilakukan guna mencapai tujuan negara Republik Indonesia seperti yang tertuang dalam Pembukaan Undang Undang Dasar 1945, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa, serta sebagaimana menjadi cita-cita para pendiri bangsa yang tertuang dalam Undang-Undang Dasar 1945 pasal 31 ayat (1) bahwa setiap warga Negara berhak atas pendidikan. 

Selasa, 26 April 2016

Masterplan Pendidikan Kabupaten Morowali Utara 2015-2020

Asep Mahfudz, Baso Amri, Syamsu, dan Ibnu Hajar
FKIP Universitas Tadulako

       Latar Belakang
Kabupaten Morowali Utara terdiri dari sepuluh kecamatan, yakni; Kecamatan Mori Utara, Mori Atas, Lembo Raya, Lembo, Petasia Timur, Petasia, Petasia Barat, Soyo Jaya, Mamosalato, dan Bungku Utara terbentuk berdasarkan Undang Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2013. Sebagai satu daerah otonom baru, memang diakui bahwa sangat membutuhkan fondasi pembangunan yang kuat dan mendasar. Pembangunan pendidikan merupakan hal yang sangat strategis dalam upaya membangun kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk pula di Kabupaten Morowali Utara.
Sesuai amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, bahwa peningkatan akses masyarakat terhadap pendidikan yang lebih berkualitas merupakan mandat yang harus dilakukan guna mencapai tujuan negara Republik Indonesia seperti yang tertuang dalam Pembukaan Undang Undang Dasar 1945, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa, serta sebagaimana menjadi cita-cita para pendiri bangsa yang tertuang dalam Undang-Undang Dasar 1945 pasal 31 ayat (1) bahwa setiap warga Negara berhak atas pendidikan. Selain itu, berbagai kebijakan internasional seperti kesepakatan Millennium Development Goals (MDGs) yang menetapkan bahwa sebelum tahun 2015 semua anak, baik laki-laki maupun perempuan menyelesaikan pendidikan dasar. Deklarasi UNESCO tentang Education for All (EFA) telah pula menjadi dasar pelaksanaan pembangunan pendidikan di Indonesia.

Selasa, 04 Agustus 2015

Laporan Pendahuluan Data Base Pendidikan Balut Tahun 2015

Tim Penyusun : Asep Mahpudz, Syamsu, dan Ibnu Hajar
Ringkasan :
Undang Undang Nomor 5 Tahun 2013 tertanggal 11 Januari 2013.Pada Pasal 3 (1) UU Nomor 5 tahun 2013 tersebut disebutkan bahwa Kabupaten Banggai Laut berasal dari sebagian wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan yang terdiri atas cakupan wilayah: Kecamatan Banggai; Kecamatan Banggai Utara; Kecamatan Bokan Kepulauan; Kecamatan Bangkurung; Kecamatan Labobo; Kecamatan Banggai Selatan; dan Kecamatan Banggai Tengah. Kabupaten Banggai Laut mempunyai batas-batas wilayah: sebelah utara berbatasan dengan Laut Maluku, Selat Kalumbatan, dan Selat Bangkurung; sebelah timur berbatasan dengan Laut Maluku; sebelah selatan berbatasan dengan Laut Banda; dan  sebelah barat berbatasan dengan Teluk Tolo.
Penyusunan database pendidikan di Kabupaten Banggai Laut ini merupakan langkah kerjasama antara Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Tadulako dengan Bappeda Kabupaten Banggai Laut.
Tujuan dari penyusunan database Pendidikan Kabupaten Banggai Laut di Provinsi Sulawesi Tengah adalah: menjadi sumber data dan informasi tentang layanana minimal pendidikan sebagai acuan bagi penyusunan kebijakan pembangunan pendidikan di Kabupaten Banggai Laut, memberikan informasi dan data yang akurat bagi penyusunan arah dan tujuan pembangunan bidang pendidikan yang akan dicapai di kabupaten Banggai Laut, dan menjadi acuan dasar dalam mengukur pencapaian visi dan misi pembangunan bidang pendidikan di Kabupaten Banggai Laut.

Kamis, 08 Mei 2014

Pengembangan Model Ujian Praktek Mata Pelajaran Fisika SMA di Kota Palu

Syamsu,  Amiruddin Kade, dan Haeruddin
Program Studi Pendidikan Fisika, FKIP Untad, Jl. Soekarno Hatta Km. 8 Tondo, Palu 94118, Indonesia
E-mail : syamsultan@yahoo.com
Ringkasan
Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mendapatkan konsep-konsep esensial terkait dengan pengembangan  masalah sebagai konten materi yang akan diujikan dalam model yang dikembangkan melalui analisis dan studi pustaka terhadap model-model penilaian  yang telah dikembangkan, mendapatkan gambaran tentang ujian praktek mata pelajaran fisika di sekolah,fasilitas dan sumber daya sekolah melalui kegiatan survey di lapangan, mendapatkan draf model penilaian  ujian praktek mata pelajaran fisika di SMA terkait dengan prosedur, identifikasi pengembangan tugas, rubrik, skala penskoran dan standar penilaian untuk setiap konsep esensial dalam materi fisika  di SMA, mendapatkan draf model yang telah dijugmen oleh beberapa pakar dalam bidang fisika dan pendidikan fisika melalui teknik triangulasi, mendapatkan hipotesis model penilaian ujian praktek mata pelajaran fisika di SMA melalui pengujian terbatas dan pengujian lebih luas, dan mendapatkan final model (model teruji) penilaian  ujian praktek  mata pelajaran fisika di SMA.

Penerapan Strategi REACT dalam Pembelajaran Kontekstual untuk Meningkatkan Hasil Belajar Fiska Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Palu

Syamsu, Hendrik Arung Lamba dan Yusuf Kendek
Program Studi Pendidikan Fisika, FKIP Untad, Jl. Soekarno Hatta Km. 8, Tondo, Palu 94118
Abstrak
Telah dilakukan penelitian pada siswa kelas XA12 SMA Negeri 1 Palu dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar fisika siswa melalui penerapan strategi REACT dalam pembelajaran kontekstual. Penelitian ini melibatkan 30 siswa kelas XA12 SMA Negeri 1 Palu, dilakukan dalam dua siklus dengan materi pokok gaya dan penerapannya. Penerapan strategi REACT  dalam pembelajaran kontekstual dapat meningkatkan hasil belajar. Hal ini dapat dilhat dari hasil observasi aktivitas guru dan siswa dalam kegiatan pembelajaran siklus I dan siklus II meningkat ke kategori baik dan kategori sangat baik. Kemudian peningkatan fase REACT pada siklus I dan siklus II meningkat ke kategori baik dan sangat baik. Berdasarkan hasil tes pada siklus I diperoleh ketuntasan klasikal 73.33% dan daya serap klasikal sebesar 70.67%. Sedangkan pada siklus II diperoleh ketuntasan klasikal 90.00% dan daya serap klasikal sebesar 80.22%. Ketuntasan belajar klasikal yang diperoleh pada siklus II telah memenuhi standar ketuntasan belajar klasikal yang telah ditetapkan yaitu di atas 80%. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan strategi REACT dalam pembelajaran kontekstual dapat meningkatkan hasil belajar fisika pada siswa kelas XA12 SMA Negeri 1 Palu
Kata kunci : Pembelajaran Kontekstual, Strategi REACT, Hasil Belajar Fisika
Pernyataan Terima Kasih
Kegiatan penelitian ini sepenuhnya dibiayai oleh Program Dia Bermutu Batch III Universiutas Tadulako Tahun anggaran 2012/2013 dengan surat keputusan Rektor nomor: 5261/UN28/KP.2012 tanggal 22 Oktober 2012. Ucapan terima kasih disampaikan kepada Nurwahidin, S.Pd. dan Nina Muzdalifa, S.Pd. atas diskusi dan kerjasamanya selama dalam proses penelitian.


Rabu, 07 Mei 2014

Pemetaan Kompetensi Hasil Ujian Nasional dan Model Pengembangan Mutu Pendidikan SMA di Kabupaten Sigi dan Donggala Propinsi Sulawesi Tengah

LAPORAN PENELITIAN. Lembaga Penelitian Universitas Tadulako (Desember 2011). Penelitian Pemetaan Pengembangan Mutu Pendidikan (PPMP) ini diketuai oleh Prof. Konder Manurung, DEA., Ph.D., dengan anggota masing-masing Dr. Moh. Tahir, M.Hum., Dr. Sutji Rochaminah, M.Si., Drs. Syamsu, M.Si. dan Widyastuti, S.Si., M.Si. Kegitan ini sepenuhnya didanai oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggiu Kemdiknas sesuai dengan surat perjanjian pelaksanaan hibah penugasan program PPMP Nomor: 543/SP2H/PL/Dit-Liutabmas/VII/2011, tanggal 19 Juli 2011.

ABSTRAK - Penilaian pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah bertujuan untuk menilai pencapaian kompetensi lulusan secara nasional terhadap 3 kelompok mata pelajaran yang diujikan dalam Ujian Nasional (UN). UN mempunyai tujuan menilai pencapaian kompetensi lulusan secara nasional. Berdasarkan hasil UN tahun 2006/2007 sampai  2009/2010 pada jenjang SMA Negeri dan Swasta di Kabupaten Sigi dan Donggala, terdapat mata pelajaran yang setiap tahun pelaksanaan UN cenderung memberikan hasil pencapaian SK/KD yang rendah. Di kabupaten Sigi dan Donggala untuk kelompok IPA yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Biologi dan kelompok IPS yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Sosiologi, Ekonomi, dan Geografi. Sehubungan dengan hal tersebut, maka perlu: memetakan kompetensi peserta didik SMA tiap pokok bahasan; mengungkap faktor penyebab peserta didik tidak menguasai pokok bahasan tertentu; menemukan rumus alternatif pemecahan untuk meningkatkan kompetensi peserta didik; dan merumuskan model implementasi pemecahan masalah dengan menyertakan berbagai institusi terkait. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif deskriptif dan studi kebijakan (policy study). Penelitian menekankan pada gambaran secara kualitatif-deskriptif hasil pemetaan capaian SK/KD pada mata pelajaran yang diujikan dalam UN, faktor-faktor penyebab dan penyusunan desain model penanganan masalahnya. Tahapan dalam penelitian ini adalah: Kajian awal, berupa analisis peraturan yang berkaitan dengan penyelenggaran dan hasil UN, diharapkan dapat tersedia peta kompetensi pada setiap mata pelajaran yang diujikan sehingga diperoleh tingkat pencapaian SK/KD pada mata pelajaran tersebut; Kajian Lanjut, mengidentifikasi faktor-faktor penyebab melalui Focus Discussion Grup, uji pelacakan kompetensi guru, observasi dan kuesioner, Indepth Interview, Validasi model, Implementasi Model dilaksanakan pada tahun kedua melalui pengabdian pada masyarakat.

Kata Kunci - Pemetaan; Hasil Ujian Nasional SMA; Standar Kompetensi; Kompetensi Dasar;       Pengembangan Mutu Pendidikan


Peningkatan Kualitas Pembelajaran IPA dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD pada Siswa Kelas V SDN Inti Tondo Palu Timur

LAPORAN PENELITIAN (Mei 2011).  Penelitian ini didanai oleh Program Bermutu Batch III Universitas Tadulako atas kerjasama Program Studi PGSD dan Pendidikan Fisika FKIP  pada tahun anggaran 2010/2011. Penelitian ini dilaksanakan oleh Drs. Najamuddin Laganing, M.Pd. (Ketua) dan Drs. Syamsu, M.Si. (Anggota) berdasarkan Surat Keputusan Rektor Universitas Tadulako. Topik penelitian ini melibatkan 5 mahasiswa PS PGSD yaitu: Abd Razak (A 401 07 031), Abd Rasyid (A 401 07 008), Abdillah (A 401 07 035), Elmiana (A 401 07 023), dan Jusrina (A 401 07 006) untuk penyelesaian studinya.

Sabtu, 03 Mei 2014

Fabrikasi Sel Surya Berbasis Silikon dengan Sistem Hot Wire PECVD


LAPORAN PENELITIAN  – Lembaga Penelitian Universitas Tadulako (Desember 2009).  Laporan hasil penelitian hibah kompetitif Penelitian Sesuai Prioritas Nasional bacth II yang berjudul fabrikasi sel surya berbasis silikon dengan sistem hot wire PECVD yang diketua oleh Drs. Syamsu, M.Si. dengan anggota Amiruddin Kade, S.Pd., M.Si., dan Haeruddin, S.Pd., M.Si. dan dibiayai oleh DP2M DIKTI dengan nomor kontrak: : 323/SP2H/PP/DP2M/VI/2009 tanggal 16 Juni 2009.

RINGKASAN - Sistem HW-PECVD digunakan untuk menumbuhkan lapisan tipis a-Si:H, dan mc-Si:H di atas  gelas corning 7059 dengan menggunakan gas silan (SiH4) 10% dalam gas hidrogen (H2) sebagai sumber gas. Lapisan tipis yang telah ditumbuhkan dikarakterisasi untuk mengamati sifat optik dan listrik maupun struktur lapisannya dengan menggunakan spektrometer ultraviolet visible (UV-Vis), DEKTAK IIA, X-ray diffractometer (XRD), dan scanning electron microscope (SEM). Konduktivitas diukur dengan metode dua titik (coplanar). Melalui optimasi parameter penumbuhan diperoleh lapisan tipis a-Si:H berkualitas baik dengan konduktivitas gelap yang relatif tinggi. Lapisan tipis a-Si:H yang ditumbuhkan dengan laju deposisi 0,78 Å/s, memiliki celah pita optik sebesar 1,66 eV, serta konduktivitas gelap 6,94 x 10-7 S/cm.

Penumbuhan Lapisan Tipis Berbasis Silikon dengan Sistem Hot Wire PECVD (Bagian III)

LAPORAN PENELITIAN  – Lembaga Penelitian Universitas Tadulako (Mei 2009).  Laporan hasil penelitian fundamental yang berjudul penumbuhan lapisan tipis berbasis silikon dengan sistem hot wire PECVD.  Penelitian ini merupakan penelitian tahun ke-3 setelah pelaksanaan Seminar Nasional Hasil Penelitian Multi Tahun yang diketua oleh Drs. Syamsu, M.Si. dengan anggota Amiruddin Kade, S.Pd., M.Si., dan Haeruddin, S.Pd., M.Si. dan dibiayai oleh DP2M DIKTI dengan nomor kontrak: : 0432/SP2H/PP/DP2M/X/2008 tanggal 20 OKTOBER 2008.

Sintesis dan Karakterisasi Nanokristal TIO2 untuk Aplikasi Sel Surya

LAPORAN PENELITIAN – Lembaga Penelitian Universitas Tadulako (2008). Laporan hasil penelitian hibah Penelitian Kerjasama Perguruna Tinggi (Pekerti) berjudul sintesis dan karakterisasi nanokristal TiO2 untuk aplikasi sel surya di ketua oleh Drs. Syamsu, M.Si. dengan anggota Amiruddin Kade, S.Pd., M.Si., dan Haeruddin, S.Pd., M.Si.. Penelitian ini dibiayai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dengan nomor kontrak: 033/SP2H/PP/DP2M/III/2008  tanggal 06 Maret 2008.
Dr. Akhiruddin Maddu, M.Si. sebagai ketua Tim Peneliti Mitra dengan anggota adalah Dr. Kiagus Dahlan, M.Si. dari Kelompok Keahlian Fisika Material Jurusan Fisika FMIPA Institut Pertanian Bogor .

Penumbuhan Lapisan Tipis Berbasis Silikon dengan Sistem Hot Wire PECVD (Bagian II)

LAPORAN PENELITIAN  – Lembaga Penelitian Universitas Tadulako (2007).  Laporan hasil penelitian fundamental tahuun ke-dua yang berjudul penumbuhan lapisan tipis berbasis silikon dengan sistem hot wire PECVD diketua oleh Drs. Syamsu, M.Si. dengan anggota Amiruddin Kade, S.Pd., M.Si., dan Haeruddin, S.Pd., M.Si. Penelitian ini dibiayai oleh DP2M DIKTI dengan nomor kontrak: : 051/SP2H/PP/DP2M/III/2007 TANGGAL 29 Maret 2007.

Penumbuhan Lapisan Tipis Berbasis Silikon dengan Sistem Hot Wire PECVD (Bagian I)

LAPORAN PENELITIAN  – Lembaga Penelitian Universitas Tadulako (2006).  Laporan hasil penelitian fundamental yang berjudul penumbuhan lapisan tipis berbasis silikon dengan sistem hot wire PECVD diketua oleh Drs. Syamsu, M.Si. dengan anggota Amiruddin Kade, S.Pd., M.Si., dan Haeruddin, S.Pd., M.Si. Penelitian ini dibiayai oleh DP2M DIKTI dengan nomor kontrak: 033/SP3/PP/DP2M/2006 tanggal 1 Pebruuariu 2006.

Rabu, 30 April 2014

Penumbuhan Lapisan Tipis Berbasis Silikon dengan Sistem Hot Wire PECVD

Kata Kunci: a-Si:H, mc-Si:H, Hot Wire PECVD. 

Makalah hasil penelitian fundamental yang dibiayai oleh DP2M DIKTI Tahun anggaran 2006-2007 ini telah dipresentasikan pada Seminar Nasional Hasil Penelitian Multi Tahun yang dilaksanakan di Hotel Millenium dari tanggal 4 sampai 6 Agustus 2008 berdasarkan surat Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Ditjen Dikti Depdiknas No. 774/D3/PL/2008, tanggal 17 Juli 2008 tentang seminar hasil multi tahun dan surat nomor 1052/D3/PL/2008 tanggal 25 September 2008 tentang penghargaan peneliti.

Sabtu, 21 Januari 2012

Pemetaan Kompetensi Hasil Ujian Nasional dan Model Pengembangan Mutu Pendidikan SMA di Kabupaten Sigi dan Donggala Propinsi Sulawesi Tengah

Telah dilakukan pemetaan kompetensi hasil ujian nasional dan penyusunan model pengembangan mutu pendidikan SMA di Kabupaten Sigi dan Donggala Propinsi Sulawesi Tengah. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa hampir semua mata pelajaran yang di Ujian Nasionalkan cenderung memberikan hasil pencapaian standar kompetensi dan kompetensi dasar yang rendah. Untuk itu, diperlukan pemetaan kompetensi siswa SMA tiap pokok bahasan tertentu, menemukan rumusan alternatif pemecahan untuk meningkatkan kompetensi siswa, dan merumuskan model implementasi pemecahan masalah dengan menyertakan berbagai institusi terkait. Hasil penelitian ini telah diseminarkan di tingkat propinsi dan didokumentasikan dalam bentuk laporan akhir penelitian.